Sungai Kuantan Mulai Tercemar

KUANTAN MUDIK (RP) – Walaupun debit air Sungai Kuantan saat ini tinggi, karena tingginya curah hujan. Namun kondisinya tetap keruh dan bercampur minyak. Hal ini diduga dikarenakan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang berada di Hulu Kuantan dan Kuantan Mudik.

Akibat kondisi tersebut, warga mengaku bermandikan air yang bercampur dengan minyak.‘’Kami sekarang di sini (Kuantan Mudik sekitarnya) harus mandi dengan air yang bercampur minyak,’’ ujar Erman (43) salah seorang warga asal Desa Banjar Padang Lubuk Jambi, Kecamatan Kuantan Mudik yang menghubungi Riau Pos via telepon selulernya, Ahad (30/10).

Ia terpaksa mandi cuci dan kakus (MCK) dengan kondisi air yang bercampur minyak. ‘’Apalagi, PDAM kami sumbernya di Sungai Kuantan,’’ tambah Erman.
Sebelumnya, seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, ada sekitar 150 kapal PETI yang beroperasi di sepanjang Sungai Kuantan.

Menurutnya, lokasi ini juga berada di tengah pemukiman masyarakat setempat, tepatnya berada di Desa Kinali, Sungai Manau, Muaro Tombang, Saik, Desa Tanjung Hulu Kuantan, Sungai Alah dan Desa Lubuk Ambacang.

Kemudian, ditambahkannya, saat ini kapal dompeng PETI kembali terlihat melakukan aktivitas di pusat Kota Lubuk Jambi tepatnya di sekitar pulau yang ada di Desa Koto Lubuk Jambi dan di DAM Kampung Enau Desa Pulau Binjai yang tampak jelas terlihat di atas jembatan Lubuk Jambi di jalan nasional.

Pasalnya, terlihat ada enam kapal dompeng yang beroperasi yang mengganggu aktivitas masyarakat setempat dengan bunyi mesin dompeng yang sangat keras dan membuat air sungai bercampur minyak dengan kekeruhan yang sangat tinggi.

Padahal beberapa waktu lalu, aktivitas ini telah dilarang masyarakat dan sudah dua kali dilakukan penertiban oleh anggota Polsek Kuantan Mudik, akan tetapi aktivitas ini kembali dilakukan pelaku PETI dan sudah berlangsung empat hari beroperasi. ‘’Saya prihatin dengan kondisi ini, kasihan kami yang mengonsumsi air di Sungai Kuantan ini,’’ kesalnya.

Sementara itu, Kapolsek Kuantan Mudik Ben Hardi yang dihubungi Riau Pos, Sabtu kemarin mengatakan akan menertibkan aktivitas PETI tersebut. Dirinya tidak membenarkan dan tidak melegalkan aktivitas PETI dimanapun.(j)

Source : http://www.riaupos.co.id/berita.php?act=full&id=4811&kat=3 (Disini)

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s